Monday, July 20, 2020

Proses Manajemen Strategik

Menurut Barney (2015:26), The strategic management process is a sequential set of analyses and choices that can increase the likeli- hood that a firm will choose a good strategy; that is, a strategy that generates competitive advantages. Berikut penyajian gambar proses manajemen strategik:

Gambar Proses Manajemen Strategik


Dari gambar di atas, proses manajemen strategis dimulai ketika perusahaan mendefinisikan misinya. Misi perusahaan adalah tujuan jangka panjangnya. Sedangkan misi perusahaan adalah pernyataan tentang tujuan dan nilai-nilai, yang menjadi objektifnya adalah target spesifik yang terukur yang dapat digunakan perusahaan untuk mengevaluasi sejauh mana ia mewujudkan misinya. Dua fase selanjutnya dari proses manajemen strategis yaitu analisis eksternal dan analisis internal yang terjadi secara bersamaan. Dengan melakukan analisis eksternal, perusahaan mengidentifikasi critical threats dan peluang dalam lingkungan kompetitifnya. Lalu, analisis internal membantu perusahaan dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan organisasi. Selain itu hal ini juga membantu perusahaan untuk memahami sumber daya dan kapabilitas mana yang cenderung menjadi sumber keunggulan kompetitif. Lalu dengan misi, tujuan, dan analisis eksternal dan internal yang lengkap, perusahaan siap untuk membuat formulasi pilihan strategisnya. Artinya, perusahaan siap untuk memilih teorinya tentang bagaimana mendapatkan keunggulan kompetitif. Pilihan strategis yang tersedia untuk perusahaan terbagi dalam dua kategori besar; strategi tingkat bisnis dan strategi tingkat perusahaan.

Strategi tingkat bisnis adalah tindakan yang dipilih perusahaan dalam mendapatkan keunggulan kompetitif dalam satu pasar atau industri. Dalam penelitian ini, penulis akan menggunakan strategi tingkat bisnis untuk mengungguli para pesaing pada market yang sama. Setelah strategi ditetapkan, selanjutnya adalah implementasi strategi. Terjadi ketika suatu perusahaan telah mengadopsi kebijakan dan praktik organisasi yang konsisten dengan strateginya.

Tiga kebijakan dan praktik organisasi khusus dan sangat penting dalam menerapkan strategi; struktur organisasi formal perusahaan, sistem kontrol manajemen formal dan informal, dan kebijakan kompensasi karyawan. Kemudian tujuan akhir dari proses manajemen strategis adalah agar perusahaan dapat  memilih dan menerapkan strategi yang menghasilkan keunggulan kompetitif.

 

No comments:

Post a Comment

Formulasi Strategi Bersaing

Ada empat faktor didalam formulasi strategi bersaing yang dapat dijadikan tolak ukur untuk mencapai kesuksesan perusahaan. Kekuatan dan kele...